BUTON TENGAH, satunarasi.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar kerja bakti membersihkan kawasan wisata religi makam Sangia Wambulu di Desa Baruta, Kecamatan Sangia Wambulu, Jum’at (28/8/2026).
Aksi bersih-bersih yang dilakukan puluhan kader dan simpatisan Demokrat ini, bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026.

Sebagaimana arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), aksi bersih-bersih ini sebagai wujud dukungan konkret Partai Demokrat terhadap Program Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buteng, La Ode Af’alu Mahdy, mengungkapkan sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum tersebut, pihaknya bersama simpatisan partai kemudian membersihkan kawasan wisata religi makam Sangia Wambulu.
“Kami memilih membersihkan kawasan makam Sangia Wambulu, karena merupakan wisata religi di Kabupaten Buteng yang banyak dikunjungi dari luar daerah,” tuturnya.

Banyak pengunjung dari berbagai kalangan meyakini bahwa Sangia Wambulu yang merupakan imam pertama Masjid Agung Kesultanan Buton sebagai aulia atau orang suci yang memiliki Karomah.
Maka tak heran, banyak pemimpin daerah hingga tokoh nasional datang berziarah di makam Sangia Wambulu. Salah satunya, Ketua DPD RI La Nyalla Mattaliti.
Dengan fakta tersebut, La Ode Af’alu mengajak kader, simpatisan, dan masyarakat untuk bergotong royong membersihkan kawasan makam Sangia Wambulu, serta menjaga dan merawatnya.
“Karena ini adalah aset berharga bagi Kabupaten Buton Tengah, khususnya Kecamatan Sangia Wambulu sebagai wisata religi yang banyak dikunjungi berbagai kalangan dari luar daerah,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Camat Sangia Wambulu, Anwar Latif, yang turut hadir pada aksi bersih-bersih tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Buteng yang telah memilih kawasan makam Sangia Wambulu sebagai aksi bersih-bersih.
Menurutnya, langkah yang dilakukan DPC Partai Demokrat Kabupaten Buteng membersihkan kawasan makam Sangia Wambulu perlu dicontoh, karena merupakan situs yang perlu dirawat dan dijaga sebagai wisata religi bersejarah di Kabupaten Buteng.
“Mari kita jaga dan rawat keaslian kawasan makam Sangia Wambulu ini, sehingga keasriannya hari ini bisa dirasakan juga anak cucu kita,” ajaknya.
Sebagai situs wisata religi yang sudah populer, Anwar berharap makam Sangia Wambulu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat untuk menunjang fasilitas serta sarana dan prasarana dalam kawasan makam.
Mulai dari perbaikan jalan, pagar makam, jamban, mushola, hingga tempat wudhu sebagai syarat masuk ke dalam makam Sangia Wambulu.
“Sehingga pengunjung yang datang kesini bisa merasa nyaman. Kalau mereka nyaman, pasti mereka akan berkabar kepada rekan maupun kerabatnya bahwa kalau berziarah di makam Sangia Wambulu sangat nyaman,” jelasnya.
Amatan media ini, selain melakukan aksi bersih-bersih, puluhan kader, simpatisan Partai Demokrat, dan masyarakat setempat mengecat rumah panggung yang selama ini dijadikan tempat Salat para pengunjung makam Sangia Wambulu.(uzi)
